Jeritan massa yang kehausan
Paceklik yang mengusik
Pada lahan-lahan yang mati
Aku, berdiri di tengah-tengah ladang hati
Aku, berdiri di tengah-tengah ladang hati
Mereka, pergi ke orang-orang yang dianggap sakti
Telinga ini mendengar, tapi tak sampai hati
Bayi itu, menangis memaksa tanpa bakti
Bayi itu, menangis memaksa tanpa bakti
Tapi dia belum, Nduk, dia belum mengerti
Sedang orang tuanya merintih hingga pagi
Lalu harapan apa yang terus didambanya hingga hari silih berganti?
Egois, ucapkan dalam hati.
Sampai pagi,
Tanpa bakti,
Sampai mati.
============
Suzanna
Pembicaraan tentang lingkungan yang disampaikannya tiap pekan
Hari Selasa, cerah, panas
Tapi tempat ini dingin
Mengantar pada perang batin antara mata, tangan, dan telinga
Mengacu pada suasana ruang kosong yang penuh sesak
Tidak, tidak, tidak sesak
Telinga pun tidak memekak
Tapi mata ingin terus menutup...
Hingga menangkap senyumnya
Dan gerakan-gerakan kecilnya
Akan kutunggu, Bu,
Janjimu pertemuan selanjutnya
Lagi, pekan depan
Dengan angsa putih itu di pinggangmu
============
Mungkin aku salah
Organisasi hidupku salah
Mungkin aku salah
Salah, hanya salah
Welcome to my world full of poetry, poems, stories, and even pictures! Let me share my world with you :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Doodle Days 150617
Snow White and the seven dwarfs But I'm not sure who's the Snow White And maybe the dwarfs are princesses, too Who knows? =====...
-
97 cahaya dan 60 kegelapan 68 kehidupan dan 31 kematian 77 senyuman dan 40 kemarahan 179 perayaan dan 142 kabar duka 37 air, 37 api 1 n...
-
Date 25/03/17 Ini kamu, tapi bukan kamu Tempat darimu, Bersama temanmu Kupakai dengannya, setengah dirinya Dan temanku, seluruh...
-
"Kamu tipeku," katanya. Dengan kekuatannya, dia melihatku menangis. Betapa tidak adil, Dia bisa terus melihatku di mana pun dia...
No comments:
Post a Comment