"Kamu tipeku," katanya.
Dengan kekuatannya, dia melihatku menangis.
Betapa tidak adil,
Dia bisa terus melihatku di mana pun dia berada
Saat aku hanya bisa bertanya-tanya.
"Berhenti berkata seperti itu!" seruku padanya.
Tapi itulah dia.
Aku yakin, dia sedang menertawakanku.
Tapi biarlah.
Walau bisa melihatku, dia tidak bisa membaca pikiranku.
Aku beranjak dari kasur, mengenakan jaketku, bersiap untuk pergi.
"Dah," ujarku, mengucapkan salam selamat tinggal.
Dia pasti panik.
Rasakan!
"Dah," jawabnya santai.
Benarkah?
Hanya itu jawabanmu?
Menyebalkan.
(Cuplikan cerita yang akan segera ditulis)
Welcome to my world full of poetry, poems, stories, and even pictures! Let me share my world with you :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Doodle Days 150617
Snow White and the seven dwarfs But I'm not sure who's the Snow White And maybe the dwarfs are princesses, too Who knows? =====...
-
97 cahaya dan 60 kegelapan 68 kehidupan dan 31 kematian 77 senyuman dan 40 kemarahan 179 perayaan dan 142 kabar duka 37 air, 37 api 1 n...
-
Still sparkling this late at night I wanna be alive In this lustful stream of lights This is my last sight of jakarta night No, the nigh...
-
Aku tau kamu sengaja Mungkin supaya aku mengerti Mungkin kamu pikir setelah itu kita bisa kembali normal Seperti tidak ada masalah apa ap...
No comments:
Post a Comment