Mencoba meyakinkan diri untuk tetap tenang
Mencoba menahan hati untuk tidak terbakar
Tapi itu namanya menipu diri sendiri, ujar hatiku
Tapi itu lebih baik daripada kau tertipu emosi, jawab kepalaku
Tapi aku berada di antara orang-orang bodoh ini, bantah hatiku
Itulah kau yang terbakar emosi, sayangku, jelas kepalaku,
Bukan mereka yang bodoh
Tenangkan kepalamu, anakku, tenangkan dirimu, ujar kepalaku sambil memeluk hatiku
Lalu pelukan itu mengalirkan air ke mataku
Dan memaksa diri untuk keluar membanjiri pipiku
Tahan dirimu, sayangku, kepalaku menenangkan
Ayo, bantu lah paru-paru untuk bernapas,
Pompa lah cairan dalam tubuhmu,
Jangan lah kau tenggelam dalam pikiranmu sendiri
Kau tau, hatiku, kamu menentukan segalanya
Saat kau merasakan sesuatu, kami semua ikut merasakannya
Saat kau senang, kami ikut senang
Saat kau sedih, kami ikut sedih
Saat kau marah, kami pun ikut kesal
Tapi marah itu bukanlah perasaan yang baik, sayangku
Kau hanya merusak dirimu sendiri
Hatiku, lebih baik kau menangis,
Kita akan menanggung semuanya bersama-sama
Kau tidak akan pernah sendiri
Tapi jangan lah kau biarkan rasa benci merajaimu
Kami tidak ingin menjadi budak amarah
Lebih baik kau berlari ke tempat kami, sayangku
Datanglah bila kau butuh pelukan
Kita satu tubuh, biarkan lah kami berusaha mengerti dirimu
Dan menghadapi semua bersama sama
Lalu ucapan itu
Menggema sampai telingaku
Yang juga ikut menangis
Hatiku terdiam
Menangis dalam pelukan
Kepalaku mengelus punggungnya
Hingga ia menghangat
Dan semuanya kembali terasa lebih indah
Kosan Hanna, 11/04/16 11:17 pm
Welcome to my world full of poetry, poems, stories, and even pictures! Let me share my world with you :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Doodle Days 150617
Snow White and the seven dwarfs But I'm not sure who's the Snow White And maybe the dwarfs are princesses, too Who knows? =====...
-
97 cahaya dan 60 kegelapan 68 kehidupan dan 31 kematian 77 senyuman dan 40 kemarahan 179 perayaan dan 142 kabar duka 37 air, 37 api 1 n...
-
Date 25/03/17 Ini kamu, tapi bukan kamu Tempat darimu, Bersama temanmu Kupakai dengannya, setengah dirinya Dan temanku, seluruh...
-
"Kamu tipeku," katanya. Dengan kekuatannya, dia melihatku menangis. Betapa tidak adil, Dia bisa terus melihatku di mana pun dia...
No comments:
Post a Comment